KESALAHAN AFIKSASI VERBA PEMELAJAR BIPA JEPANG DALAM KOPER: KORPUS PEMELAJAR BAHASA INDONESIA PERTAMA
Keywords:
afiks verba, anotasi eror, korpus pemelajarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan penggunaan afiks verba dalam Korpus Pemelajar Bahasa Indonesia Beranotasi Eror (Koper), yaitu kumpulan karangan pemelajar-pemelajar BIPA dari tujuh universitas di Jepang. Sebanyak 200 tulisan dari 97 pemelajar yang telah dianotasi menggunakan UAM CorpusTool dianalisis untuk mengidentifikasi pola kesalahan afiks verba. Dari 46.133 kata yang dianotasi, ditemukan 328 kesalahan yang berkaitan dengan afiks verba. Tiga pola kesalahan utama yang ditemukan adalah: (1) ketiadaan prefiks meN- dan ber-, (2) ketiadaan sufiks -i dan -kan, dan (3) kesalahan afiksasi dalam kalimat aktif/pasif terutama dalam klausa relatif. Kesalahan ini bersifat umum dan tidak berkorelasi signifikan dengan tingkat atau universitas. Faktor penyebab utamanya adalah interferensi bahasa ibu atau bahasa pertama (L1), yaitu bahasa Jepang, dan minimnya paparan terhadap bentuk bahasa Indonesia yang baku. Temuan ini memiliki implikasi penting dalam pengajaran BIPA, khususnya dalam penyusunan materi ajar yang menekankan pemahaman afiksasi verba dan struktur kalimat kompleks.