TANTANGAN PENGAJARAN BIPA DALAM PERKEMBANGAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE
Keywords:
BIPA, kecerdasan buatan, literasi digital, nilai budaya, tantangan pengajaranAbstract
Perkembangan artificial intelligence (AI) memberikan dampak signifikan dalam bidang pendidikan, termasuk dalam pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Penggunaan aplikasi berbasis AI seperti penerjemah otomatis, chatbot percakapan, dan platform pembelajaran adaptif menawarkan kemudahan dan efisiensi dalam proses belajar-mengajar. Namun, kemajuan teknologi ini juga membawa tantangan tersendiri bagi para pengajar BIPA, khususnya dalam menjaga nilai-nilai budaya, interaksi manusiawi, serta keaslian penggunaan bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan utama yang dihadapi oleh pengajar BIPA dalam menghadapi penetrasi teknologi AI dalam praktik pengajaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data dengan kuesioner melalui pertanyaan mendalam terhadap sepuluh pengajar BIPA di berbagai lembaga, serta studi dokumentasi terhadap materi pembelajaran yang menggunakan bantuan AI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi kurangnya pemahaman teknologi oleh pengajar, terbatasnya materi BIPA berbasis AI yang mengakomodasi konteks budaya Indonesia, dan kekhawatiran terhadap berkurangnya interaksi interpersonal dalam kelas. Selain itu, ditemukan bahwa sebagian pengajar merasa perannya mulai tergeser oleh teknologi, tetapi belum memiliki strategi adaptif yang memadai. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan perlunya pelatihan literasi digital bagi pengajar BIPA, pengembangan materi berbasis AI yang sensitif terhadap konteks budaya, serta peneguhan kembali peran guru sebagai jembatan antara bahasa dan budaya yang tidak dapat digantikan oleh mesin.