UNIVERSAL DESIGN FOR LEARNING (UDL) DALAM PENGAJARAN BIPA DI LEVEL PYP: STRATEGI PRAKTIS UNTUK BIPA KANAK-KANAK
Keywords:
bahasa Indonesia untuk penutur asing, pembelajaran inklusif, primary years programme (pyp),, satuan pendidikan kerjasama (spk), universal design for learningAbstract
Pengajaran Bahasa Indonesia sebagai bahasa asing di Satuan Pendidikan Kerja Sama (SPK), utamanya pada pemelajar usia kanak-kanak, kerapkali mengalami berbagai dilema, seperti motivasi siswa-siswi yang tidak selalu tinggi, banyaknya ketimpangan dalam level kemampuan berbahasa Indonesia di dalam suatu rombongan belajar, beragamnya latar belakang bahasa pertama, serta beragamnya cara para siswa menyerap dan merespons pembelajaran secara optimal. Makalah ini menampilkan beragam penerapan pendekatan Universal Design for Learning (UDL) atau desain pembelajaran inklusif, di kelas-kelas Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) bagi murid-murid Primary Years Programme (PYP) dengan rentang usia 4 hingga 12 tahun, di North Jakarta Intercultural School (NJIS), sebuah satuan pendidikan kerja sama berbasis kurikulum International Baccalaureate (IB). Dalam penerapan UDL, guru menggunakan berbagai cara untuk memberi motivasi dan melibatkan siswa (engagement), menyajikan konten pembelajaran (representation), dan memberikan pilihan bagi siswa dalam menunjukkan pemahaman dan kemampuan mereka (action and expression). Metode yang digunakan adalah praktik langsung dengan memfasilitasi berbagai pilihan dalam pembelajaran yang beragam, contohnya menggunakan lagu, menciptakan gerak atau gaya untuk beragam kosakata, menciptakan agency dengan meminta siswa menentukan gol masing-masing di awal pembelajaran menggunakan ikon-ikon dari kartun Pokémon, handout berbasis visual dan multilingual, dan permainan berpasangan untuk mengisi information gap. Dengan penerapan UDL, siswa-siswi dengan latar bahasa maupun gaya belajar yang beragam, dapat sukses mengembangkan kemampuan berbahasa Indonesia mereka